Rabu, 23 Juli 2008

Sudi peduli 63 Tahun Indonesia Merdeka

Sudi peduli
63 Tahun Indonesia Merdeka

Sudikah peduli pada rakyat
pada langkah manusia
upaya daya

Tidak sulit tidak mahal

tiap hari, tiap minggu, tiap bulan
kesempatan ada, peluang terbuka

belanja:makanan;minuman;baju;
cobalah sekali dua dan terus

belanjakan uang pada mereka yang berjuang dengan sederhana

Pedagang keliling: Tukang-tukang; Abang-abang; Mbok-mbok; Mbak-mbak; Ibu-ibu; Adik-adik;

Para pedagang makanan,minuman
Berkeliling
Mennjual:ketoprak; bubur ayam; tukang bubur kacang hijau; ketupat sayur; laksa;toge goreng;soto; tukang ketoprak,gorengan; kue-kue;pecel,bajigur;batagor; rujak juhi,rujak,buah-buahan;rujak bebék, cendol;tukang; bakso; mie aya; putu mayang;es doger;sate padang;kembang tahu; jamu

Para penjual jasa
Odong-odong: pengantar anak-anak keliling kampung dengan ‘becak’ berhias binatang dan full music
Permak jeans: penjahit permak celana atau pakaian jeans agar pas dipakai
Las: pandai besi merekat sesuai kebutuhan
Pijat: pemijat, yang mengabarkan kehadirannya di malam hari dengan bebunyian unik
Gorden; pemasang dan menjual perlengkapan gorden
Pengasah pisau

Para pedagang dan penjual:
Koran; perabotan plastik; meja&kursi kayu;tangga bambu;al qur’an; pajangan dan hiasan rumah

Pada mereka Indonesia memantul:
Kerja keras berkeliling kampung pukul 23:00 seperti pedagan sate
Kreatifitas seperti odong-odong
Gigih seperti tukang permak jeans,istilahnya jemput bola
Pantulan tentang ketidak adilan
Keringat tercurah
Tak setara upah (buahnya)

Pada anda
Indonesia tercermin

Sudikah
Berpihak
Pada yang berhak

Tidak ada komentar: