Sudi peduli
63 Tahun Indonesia Merdeka
Sudikah peduli pada rakyat
pada langkah manusia
upaya daya
Tidak sulit tidak mahal
tiap hari, tiap minggu, tiap bulan
kesempatan ada, peluang terbuka
belanja:makanan;minuman;baju;
cobalah sekali dua dan terus
belanjakan uang pada mereka yang berjuang dengan sederhana
Pedagang keliling: Tukang-tukang; Abang-abang; Mbok-mbok; Mbak-mbak; Ibu-ibu; Adik-adik;
Para pedagang makanan,minuman
Berkeliling
Mennjual:ketoprak; bubur ayam; tukang bubur kacang hijau; ketupat sayur; laksa;toge goreng;soto; tukang ketoprak,gorengan; kue-kue;pecel,bajigur;batagor; rujak juhi,rujak,buah-buahan;rujak bebék, cendol;tukang; bakso; mie aya; putu mayang;es doger;sate padang;kembang tahu; jamu
Para penjual jasa
Odong-odong: pengantar anak-anak keliling kampung dengan ‘becak’ berhias binatang dan full music
Permak jeans: penjahit permak celana atau pakaian jeans agar pas dipakai
Las: pandai besi merekat sesuai kebutuhan
Pijat: pemijat, yang mengabarkan kehadirannya di malam hari dengan bebunyian unik
Gorden; pemasang dan menjual perlengkapan gorden
Pengasah pisau
Para pedagang dan penjual:
Koran; perabotan plastik; meja&kursi kayu;tangga bambu;al qur’an; pajangan dan hiasan rumah
Pada mereka Indonesia memantul:
Kerja keras berkeliling kampung pukul 23:00 seperti pedagan sate
Kreatifitas seperti odong-odong
Gigih seperti tukang permak jeans,istilahnya jemput bola
Pantulan tentang ketidak adilan
Keringat tercurah
Tak setara upah (buahnya)
Pada anda
Indonesia tercermin
Sudikah
Berpihak
Pada yang berhak


Tidak ada komentar:
Posting Komentar